"MY ROSE"
(For Rumput-Q)
Selagi akar terancap kokoh, batang berdiri tegak, dedaunan bersemi serta bunga menguncup; selama itu bias cahaya mentari tak jenuh menerangi relung hati yang gundah gulana.
Tetap berkecamuk, tinular bergemuruh di balik senyum perih kekhawatiran… setitik embun mampu tenangkan dan sejukkan panas gersang berkepanjangan, kini embun menguap…. Menguap memendung menanti hujan.. gelap…
Seberkas cahaya masih terbias! Menembus celah-celah kerindangan keputusasaan dalam nurani, rupanya dalam kegelapan yang legam masih ada setitik cahaya! Cahaya harapan ketika biji telah berbuah….
Mawar merekah menyiratkan sebilah senyum pada dunia, bunga-bunga indah harum semerbak di malam hari, mengharumi dunia yang merenta, mata ini kembali berkaca..
Berkata jiwa pada dunia, berbisik impian pada kenyataan, sadar terpekur dalam kebisingan, lamunan membubunga jauhi kenyataan! Mata ini sekali lagi berkaca…………..
Hujan pun turun, sejukkan jiwa yang menggersang terimpa kemarau panjang kerinduan, kini mulai segar menghijau ditumbuhi rerumputan, hiasi impian! Berharap kan menjadi kenyataan di masa depan…
Sampang, Wednesday 3/2/2010
By: M. Ridwanullah
Posted in: Poems







0 komentar:
Posting Komentar
Bagi Para Pengunjung yang tidak memiliki account di mana pun, baik itu di google, wordpress atau yang lainnya, silahkan pilih ANONYMOUS untuk memberi komentar, harap menyertakan nama atau email! Thanks....