Buku Tamu, leave your comment here!!

This is default featured post 1 title

Welcome To My Site! "Hiduplah sesuka mu, sesungguhnya engkau pasti mati! Cintailah apapun yang engkau mau, sesungguhnya engkau pasti berpisah dengannya! dan kerjakanlah apapun yang engkau mau, sesungguhnya engkau pasti diberi balasan atas apa yang engkau kerjakan!

This is default featured post 2 title

Ilmu Itu bagai mata air, semakin jauh dari sumbernya akan semakin keruh.

This is default featured post 3 title

Sesungguhnya segala sesuatu itu mempunyai tanda-tanda, jika sudah sampai pada puncaknya maka akan tiba saat kehancurannya!

This is default featured post 4 title

Dunia ini seindah apa yang kita pikirkan dan seburuk apa yang kita pikirkan pula, namun akhirat tidaklah sama seperti apa yang kita pikirkan! Kedahsyatan neraka jauh lebih dahsyat dari pikiran kita! dan keindahan surga jauh lebih indah dari pikiran kita

This is default featured post 5 title

Jangan meremehkan hal-hal kecil, sesungguhnya gunung itu berasal dari kerikil!

Tampilkan postingan dengan label Articles. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Articles. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Mei 2011

Pentingnya Hidup Sederhana

Dengan hidup sederhana; tidak berlebihan, kita memiliki anggaran berlebih untuk ibadah, untuk meningkatkan kemampuan kita, dan untuk beramal saleh menolong sesama.

Semoga Allah Yang Mahakaya mengaruniakan kekayaan yang penuh berkah, dan melindungi kita dan tipu daya kekayaan yang menjadi fitnah.

Saudaraku, salah satu penyebab maraknya korupsi di negeri kita adalah kegemaran sebagian orang terhadap kemewahan dan menggejalanya pola hidup konsumtif. Memang, tantangan untuk tampil lebih (konsumtif) sangat terbuka di sekitar kita. Tayangan televisi sering membuat standar hidup melampaui kemampuan yang kita miliki. Iklan-iklan tidak semuanya memberikan keinginan primer, tapi juga yang sekunder dan tertier yang tidak terlalu penting. Tidak dilarang kita memiliki, tapi apakah yang kita miliki ini tergolong kemewahan atau tidak? Itulah yang harus kita pertanyakan.

Lalu apa kerugian hidup bermewah-mewah? Di zaman sekarang kemewahan bisa membawa bencana. Minimal dicurigai orang lain. Siksaan pertama dari kemewahan adalah ingin pamer, ingin diketahui orang lain. Siksaan kedua dari kemewahan adalah takut ada saingan. Pemuja kemewahan akan mudah dengkinya kepada yang punya lebih. Penyakit ketiga cemas, takut rusak, takut dicuri. Makin mahal barang yang dimiliki, kita akan semakin takut kehilangan.

Pentingnya hidup sederhana
Tampaknya, pola hidup sederhana harus dibudayakan kembali di masyarakat. Tak terkecuali di keluarga kita. Kalau orangtua memberikan contoh pada anak-anaknya tentang kesederhanaan, maka anak akan terjaga dari merasa diri lebih dari orang lain, tidak senang dengan kemewahan, dan mampu mengendalikan diri dari hidup bermewah-mewah.

Saudaraku, sederhana adalah suatu keindahan. Mengapa? Karena seseorang yang sederhana akan mudah melepaskan diri dari kesombongan dan lebih mudah meraba penderitaan orang lain. Jadi bagi orang yang merasa penampilannya kurang indah, perindahlah dengan kesederhanaan. Sederhana adalah buah dari kekuatan mengendalikan keinginan.

Dalam Islam, kaya itu bukan hal yang hina, bahkan dianjurkan. Perintah zakat bisa dipenuhi kalau kita punya harta, demikian pula perintah haji. Yang dilarang itu adalah berlebih-lebihan. Dalam QS At-Takaatsur, Allah SWT dengan tegas mencela orang yang berlebih-lebihan. Memang kita harus kaya tapi tidak harus bermegah-megah. Beli apa saja asal perlu, bukan karena ingin. Keinginan itu biasanya tidak ada ujungnya. Beli semua yang kita mampu beli, asal manfaat. Kita harus punya, tapi bukan untuk pamer dan bermegah-megah, tapi untuk manfaat. Kita tidak dilarang punya barang apa saja, sepanjang barang yang dimiliki halal dan diperoleh dengan cara halal. Saya tidak mengajak untuk miskin, tapi mengajak agar kita berhati-hati dengan keinginan hidup mewah.

Satu hal yang penting, ternyata di negara manapun orang yang bersahaja itu lebih disegani, lebih dihormati daripada orang yang bergelimang kemewahan. Apalagi mewahnya tidak jelas asal-usulnya.

Rasulullah SAW adalah sosok yang sangat sederhana, walaupun harta beliau sangat banyak. Rumahnya Rasul sangat sederhana, tidak ada singgasana, tidak ada mahkota. Lalu, untuk apa Rasulullah SAW memiliki harta? Beliau menggunakan harta tersebut untuk menyebarkan risalah Islam, berdakwah, membantu fakir miskin, dan memberdayakan orang-orang yang lemah.

Dari apa yang dicontohkan Rasulullah SAW, kita harus kaya dan harus mendistribusikan kekayaan tersebut pada sebanyak-banyak orang, minimal untuk orang terdekat. Maka, bila kita memiliki uang dan kebutuhan keluarga telah terpenuhi, bersihkan dari hak orang lain dengan berzakat. Kalau masih ada lebih, maka siapkan untuk orangtua, mertua, sanak saudara yang lain, dst. Kakak-adik, keponakan, juga harus kita pikirkan. Kekayaan kita harus dapat dinikmati banyak orang.

Semoga dengan hidup sederhana; tidak berlebihan, kita memiliki anggaran berlebih untuk ibadah, untuk meningkatkan kemampuan kita, dan untuk beramal saleh menolong sesama. Amin.

( KH Abdullah Gymnastiar )
Jumat, 08 Juli 2005
Republika

Jumat, 04 Maret 2011

Humor-Kocok perut


Pada waktu keluar malam minggu, Voni dan Joni duduk ngobrol di sebuah taman.

Novi     : "Hei Joni, ada tebakan nih, tolong jawab pertanyaannya... Kalau ada
5 ekor burung di jendela, kemudian ditembak satu, berapa yang masih tertinggal?"
Joni     : "tinggal 4 ekor, gampang sekali tebakannya!"
Novi     : "Salah, habis dong burungnya, kan lainnya pada terbang, tapi saya suka
dengan cara berpikirmu yang lurus"

wisedom says-kata bijak


"Saya mencintai kehidupan, tetapi saya tidak takut akan kematian. Betapapun, sebisa mungkin saya lebih suka meninggal paling belakangan."
Georges Simenon-Pencipta Karakter Detektif Fiksi Inspektur Maigret

Jumat, 25 Februari 2011

Kamis, 24 Februari 2011

Hati

KH. Abdullah Gymnastiar




          Maha suci Allah, Dzat yang telah mengaruniakan kepada hamba-
hambanyaKemampuannya untuk bermakrifat kepada-Nya. Dan sungguh 
kemuliaan dan keutamaan manusia yang melebihi makhluk-makhluk ciptaan 
Allah Iainnya itu adalah ka-ena kemampuan untuk bermmakrifat kepada-
nya... Dan sesungguhnya makrifat kepada Allah hanya dapat dilakukan 
dengan hati (kalbu), bukan dengan anggota tubuh yang lain.

Bersahaja Dalam Hidup

Penulis : KH Abdullah Gymnastiar


Dalam 7B (kiat menjadi pribadi yang sukses), setelah beribadah dengan benar dan istiqomah, berakhlaq baik, belajar tiada henti, dan bekerja keras dengan cerdas, maka B yang kelima adalah bersahaja dalam hidup. 


Kita berharap dari hasil bekerja keras dengan cerdas Allah menitipkan rezeki yang lebih agar dapat didistribusikan untuk sebesar-besarnya manfaat bagi kemaslahatan umat. Prioritaskan membayar zakat, sedekah dan menabung. 

Bersihkan Hati




Penulis : KH Abdullah Gymnastiar


Puncak kesuksesan seseorang itu alat ukurnya adalah bisa berjumpanya dengan Allah. Ingatlah, "(yaitu) hari di mana harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan qolbun saliim (hati yang bersih)." (QS Asy Syu'araa' [26]: 88-89).


Firman-Nya, "Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikian jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya." (QS Asy Syams [91]: 7-9) 

1001 Kunci Sukses

Oleh:
Mas Amri (Knowledge Entrepreneur)







Masrukhul Amri : Seorang knowledge Entrepreneur-pengusaha gagasan, bertempat tinggal di hp. 0812-2329518,Aktivitas sehari-hari sebagai Konsultan Manajemen Stratejik-Alternatif dan Director The Life University; Reengineering Mindsets - Unlocking Potential Power,TIM Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, pernah pengasuh acara The MBA-Programme di Management By Amri (MBA) MQ 10.26 Stereo AM Radio Ummat, Melanjutkan Bahasan Aagym (MBA), Makan Siang Bersama Amri (MBA) 90.75 Lita FM dan sampai sekarang mengasuh acara Hidup Untuk Hidup di 102.65 MQ FM setiap hari kecuali hari Rabu pukul 06.00-07.00 WIB Telepon 2017076 ,MBA-Main Bersama Amri di manajemenqolbu.com, dan dosen tamu di beberapa perguruantinggi di Bandung dan luar Bandung 

COMMENTS

free counters

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More