Buku Tamu, leave your comment here!!

Rabu, 06 April 2011

JERITAN HATI KU UNTUK INDONESIA



“JERITAN HATI KU UNTUK INDONESIA”
Hendak ke manakah asa?
Sedang cakrawala tak beranjak dari semesta
Gelombang datang menjemput suka duka
Dan waktu mengalir ke tengah samudera
Indonesia…
Akan berlalukah asa?
Sementara desir angin buritan tak jemu
Mengantarkan cita
Karena kehidupan tak pernah sembunyikan sisi balik kepahitan
Betapapun pekat dan lagamnya kepedihan
Indonesia……..
Masihkah kabut semayamkan asa
Kala buaian negeri sematkan janji
Tak ada duka yang terlalu perih
Walau cahaya bintang terlalu ringkih
Tanpa asa dan cita-cita
Indonesia, Indonesia, Indonesia, Indonesia, Indonesia
Negeriku di belahan khatulistiwa
Dulu kau berjaya
Namun kini miskin papa
Lautmu kering karena keangkuhanmu
Ladangmu gersang karena karena kerakusan penguasamu
Alammu hilang karena kebodohan rakyatmu
Indonesia…
Dengarlah jeritan hati kecil rakyatmu
Yang telah letih merintih karena perut kian memipih
Letih memomong bayi dengan susu tersapih
Letih mengaharap kasih dengan langkah tertatih
Letih… letih… letih… dan letih…
Namun kau Indonesia
Hanya buaikan janji..
Sementara rakyatmu menjual harga diri demi sesuap nasi
Indonesia…
Dulu pahalawanmu berseru
Merdeka!!!!!
Kini kau merdeka???
"Indonesia tanah air beta..
Pusaka abadi nan jaya..
Indonesia sejak dulu kala
Selalu dipuja-puja bangsa"
Indonesia….
Lirikkan pandanganmu
Ulurkan tanganmu
Pada rakyatmu yang bergelayut di dasi pemimpinmu
Mengharap secercah cita
Di bumi mu… indonesia

M. Ridwanullah
Sampang, April 2009

0 komentar:

Posting Komentar

Bagi Para Pengunjung yang tidak memiliki account di mana pun, baik itu di google, wordpress atau yang lainnya, silahkan pilih ANONYMOUS untuk memberi komentar, harap menyertakan nama atau email! Thanks....

COMMENTS

free counters

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More