Buku Tamu, leave your comment here!!

Jumat, 04 Maret 2011

Apa yang Anda Cemaskan Hari Ini?


Jakarta, KCM


Apa yang Anda cemaskan pagi ini ketika bangun tidur? Apakah Anda cemas bos Anda akan memotong tunjangan jabatan Anda karena alasan yang tidak masuk akal. Apakah Anda cemas akan daya tahan perusahaan tempat Anda bekerja ditengah krisis ekonomi yang terus berlanjut? Ataukah Anda mencemaskan negara ini akan runtuh ditengah pertikaian elit politik? Atau yang lebih sederhana, Anda cemas akankah mendapatkan pacar sebaik yang Anda bayangkan (yang ini sih barangkali agak berlebihan..)



Barangkali kecemasan-kecemasan Anda tersebut telah menumpuk hari ini, sampai Anda merasa tidak berdaya. Kini Anda sering merasakan sakit kepala dan Anda hampir selalu lesu, lemah, payah, perut mulas, dan tidak sanggup menghadapi masalah tambahan betapa pun kecilnya.

Menurut para ahli, kebanyakan laki-laki demikian juga perempuan menghabiskan 5 persen dari pagi hari mereka -sekitar 48 menit- untuk cemas tentang satu dan lain hal. Penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan sumber kecemasan yang paling lazim adalah keluarga dan hubungan dengan orang lain seperti pacar, rekan kerja, pekerjaan di kantor, sekolah, kesehatan dan keuangan.

Pada sekitar 6 persen laki-laki, cemas menjadi semakin tidak terkendali. Cemas bahkan dapat berkembang menjadi suatu kondisi klinis yang disebut Generalized Anxiety Disorder (GAD). Yakni orang yang mengalami gangguan ini cemas tentang berbagai masalah sekaligus, termasuk hal-hal yang berada di luar kontrol misalnya cuaca -apalagi kalau rumah Anda baru saja kebanjiran- bahkan yang lebih dahsyat ada yang kecemasannya melebihi Presiden Amerika Serikat: Perang Dunia Ketiga..!

Kegelisahan dan Ketakutan


Cemas atau anxiety merupakan emosi dasar, yang melukiskan kekhawatiran, kegelisahan dan ketakutan, yang akrab sekali dengan kehidupan Anda sehari-haari. Bentuk kecemasan ini sudah dikenal sejak lama, bahkan sejak zaman Babilonia abad ke-18 sebelum Masehi, dengan berbagai macam bentuknya. Salah satunya, yang dikenal dengan nama GAD yang merupakan kecemasan menyeluruh.

Saat ini sulit untuk menentukan jumlah penderita gejala cemas ini, sebab sikap penderita secara umum tertutup. Mereka rata-rata tidak mau berkonsultasi kepada dokter. Kira-kira 25 persen dari penderita kecemasan tidak pernah mau berobat, karena sikap penderita kecemasan secara umum yang tertutup.

Para penderita anxietas umumnya bersifat pasif. Mereka tidak akan mewujudkan kecemasannya dalam bentuk yang agresif. Tetapi lebih membutuhkan pihak lain untuk membantu mengatasi kecemasannya. Oleh karenanya, selain pengobatan secara medik, therapy psikologik juga akan mempercepat proses penyembuhan penderita kecemasan, khususnya GAD.

Rambut Rontok, Keriput dan Kulit Basah



Berdasarkan pengalaman sejumlah penderita, dampak paling besar (secara fisik) akibat rasa cemas adalah kerontokan rambut secara bertahap dalam rentang waktu tidak terlalu lama. Tingkat kecemasan pada perempuan , demikian juga laki-laki- bisa dilihat dengan berkurangnya nafsu makan dan kurang bersemangat dalam pergaulan sehari-hari.

Apa akibatnya bila Anda kurang makan? Akan terjadi penyerapan lemak secara besar-besaran di bawah kulit. Padahal lemak itu berfungsi sebagai bantalan kulit yang mendatangkan pesona diri ( ya asal jangan terlalu tebal, karena itu berarti Anda kegendutan). Nah, kalau cadangan lemak itu habis, akan membuat kulit cepat berkerut alias mengeriput, sehingga akan mengurangi penampilan fisik seseorang. Dengan kata lain, Anda akan terlihat lebih tua, dibanding yang seharusnya.

Sejumlah psikiater juga mengatakan orang yang mengalami kecemasan memiliki kecenderungan kulit selalu basah (bukan karena sering mandi), tapi karena berkeringat berlebihan pada seluruh tubuh, mengakibatkan terjadi hiperperspirasi (penguapan keringat berlebihan). Kondisi ini sebagai manifestasi dari tingginya tingkat kecemasan.

Hal lain, yang bisa dilihat adalah berkurangnya produksi kelenjar dalam mulut, sehingga kerap tampak mulut kering dan bibir seseorang pecah-pecah. Sebaliknya, kecemasan dapat pula berdampak buruk terhadap kenaikan berat badan. Hal itu mungkin terjadi karena pada beberapa orang kecemasan akan mengakibatkan gejala overeating , yang akhirnya bermuara pada kegemukan (obesitas).

Kalahkan Kecemasan Anda

Sudah saatnya kini Anda membungkam dan mengenyahkan semua suara-suara yang berceloteh tentang hal-hal buruk yang dapat terjadi dari kepala Anda yang membuat Anda pusing setengah mati. Ini demi kebaikan Anda.

"Anda harus meredam suara yang membahayakan diri sendiri itu," kata Marry McClure Goulding, salah seorang pengarang Not to Worry! How o Free Yourself from Unnecessary Anxiety and Channel Your Worries into Positive Action. "Sebab kalau Anda mendengarkannya, Anda akan selalu merasa cemas."

Sejumlah editor majalah Men’s Health, menyarankan begini: Sebagai langkah pertama, Anda harus menyadari keberadaan suara itu. Duduklah di tempat hening kemudian dengarkan pikiran-pikiran yang berkecamuk di benak Anda. Ketika Anda mulai mendengar pikiran-pikiran negatif, dengan sadar gantikan dengan pikiran-pikiran yang positif.

Cobalah menemukan beberapa semboyan atau ungkapan positif sederhana yang dapat sering Anda ulang, misalnya: "Tak ada yang perlu ditakutkan." atau "Saya penguasa dalam hidup saya sendiri. "Saya mampu menanganinya, "Segala sesuatu berjalan dengan sempurna."

"Kunci dalam hal ini adalah perulangan. Pada mulanya, Anda bahkan tidak percaya dengan yang Anda ucapkan kepada diri sendiri," kata Susan Jeffers, PhD, seorang psikolog di Tesuque, New Mexico, dan pengarang Feel The Fear and Do it Anyway . "Membicarakan sesuatu yang positif sudah cukup untuk membangkitkan kembali energi kita untuk bergerak maju kembali," demikian Susan.

Goulding berpendapat bahwa ada baiknya kadang-kadang menghadapi langsung kecemasan dalam diri Anda , "Usir sumber suara kecemasan itu jauh-jauh. Kutuk dia, sumpahi dia, lalu perbuat apa pun yang menurut Anda baik." katanya. "Maka kepala Anda akan terisi dengan pikiran-pikiran yang lebih membahagiakan." (zrp)

0 komentar:

Posting Komentar

Bagi Para Pengunjung yang tidak memiliki account di mana pun, baik itu di google, wordpress atau yang lainnya, silahkan pilih ANONYMOUS untuk memberi komentar, harap menyertakan nama atau email! Thanks....

COMMENTS

free counters

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More